Langsung ke konten utama

Mendikbud Nadiem Minta Sekolah Segera Lakukan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim meminta sekolah segera menyelenggarakan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas untuk mengejar ketertinggalan siswa selama masa pandemi Covid-19.

Hal ini disampaikan Nadiem dalam kunjungan kerjanya saat meninjau pelaksanaan PTM terbatas di Kota Balikpapan dan Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, pada 6-7 April 2021. Nadiem mengatakan kegiatan PTM terbatas sudah diizinkan untuk digelar sejak awal tahun ini, namun masih sedikit sekolah yang menerapkannya.

Saat ini guru dan tenaga pendidik sudah mendapat prioritas terhadap vaksinasi Covid-19. Karena itu Nadiem mengatakan tidak ada alasan bagi sekolah untuk tidak menggelar PTM terbatas dengan protokol kesehatan yang ketat.

Seperti diketahui, pemerintah telah mengizinkan sekolah kembali menggelar pembelajaran tatap muka. Hal ini juga diatur dalam melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) Empat Menteri tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).

Isi dari SKB itu mengatur pembelajaran tatap muka terbatas dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Adapun saat ini beberapa sekolah sudah mulai menggelar PTM terbatas dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat.

Tanggapan: Saya rasa pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas harus dilakukan dengan penuh kehati-hatian. Penerapannya harus melihat kondisi penyebaran pandemi Covid-19 di suatu daerah. Artinya harus dipastikan apakah daerah tersebut masuk zona merah, kuning, atau hijau.

Menurut saya, jika pun suatu daerah masuk zona hijau Covid-19, pihak sekolah tetap harus berkoordinasi dengan Satgas Covid-19 dan pihak terkait layak atau tidaknya menggelar pembelajaran tatap muka. Apalagi jika daerah tersebut masih berstatus zona merah atau oranye Covid-19.

Kurva penyebaran Covid-19 masih cenderung naik turun. Jika pun nantinya pembelajaran tatap muka jadi digelar, pembelajaran tersebut harus benar-benar digelar dengan penerapan protokol kesehatan (Prokes) yang sangat ketat.

https://nasional.kompas.com/read/2021/04/08/11435731/mendikbud-nadiem-minta-sekolah-segera-lakukan-pembelajaran-tatap-muka


Jabal Al Tharik (026)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Blog dan Pendidikan

Perkembangan teknologi informasi dewasa ini telah mempengaruhi segala lini kehidupan manusia. Dunia pendidikan berperan penting dalam mengembangkan teknologi informasi tersebut. Sebaliknya kemajuan dalam dunia pendidikan merupakan andil besar kemajuan teknologi bidang informasi. Ada hubungan timbal balik antara teknologi dan dunia pendidikan. Teknologi komputer dan j a ringan paling berperan dalam perkembangan pendidikan di negeri ini. Perangkat komputer telah mempercepat operasional proses administrasi pendidikan di lembaga sekolah. Sehingga hampir semua warga sekolah sudah dapat mengoperasikan peralatan komputer. Begitu pula jaringan internet, telah memudahkan warga sekolah untuk mengakses internet. Memperoleh berbagai informasi dan hiburan untuk menambah pengetahuan dan wawasan warga sekolah. Memang, komputer dan jaringan telah memudahkan semua warga sekolah untuk melaksanakan tugas dan fungsinya masing-masing. Peran Weblog dalam Pendidikan Salah satu media internet yang berperan t...

Anies Dapat Penghargaan Lagi, Kali Ini dari Mendagri Tito Karnavian

Pemprov DKI Jakarta mendapatkan penghargaan Karya Bhakti Peduli Satpol PP dari Kementerian Dalam Negeri. Penghargaan ini sebagai apresiasi Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian terhadap kepala daerah yang memberikan dukungan penuh dalam peningkatan peran, tanggung jawab serta peningkatan tugas dan fungsi Satpol PP di daerah. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjelaskan penghargaan Karya Bhakti Peduli Satpol PP ini diserahkan oleh Dirjen Bina Administrasi Wilayah bersama Direktur Satpol PP dan Linmas Kemendagri di Balai Kota pada Kamis lalu. Anies menilai penghargaan dari Mendagri ini semakin memperkuat komitmen dan integritas Satpol PP dalam menegakkan Peraturan daerah, ketertiban umum dan melindungi masyarakat. Dalam kesempatan itu Anies juga mengucapkan selamat dan apresiasi kepada seluruh jajaran Satpol PP DKI Jakarta yang telah memberikan sebuah penghargaan dari Kemendagri. Tanggapan: Elektabilitas atau tingkat keterpilihan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebagai calon preside...

Berlaku Mulai 1 April 2021, Ini Aturan Terbaru Tes GeNose Penumpang Kereta Api

Pelanggan KA Jarak Jauh yang menggunakan hasil pemeriksaan GeNose C19 sebagai syarat perjalanan, diharuskan menunjukkan hasil negatif pemeriksaan GeNose C19 yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 1 x 24 jam sebelum jadwal keberangkatan KA. Aturan tersebut berlaku mulai 1 April 2021. Sementara untuk hasil negatif tes RT-PCR atau Rapid Test Antigen, pengambilan sampel tetap maksimal 3 x 24 jam sebelum jadwal keberangkatan KA. Perubahan aturan tersebut menyesuaikan dengan terbitnya Surat Edaran Satgas Penanganan Covid-19 No 12 Tahun 2021 dan Surat Edaran Kementerian Perhubungan No 27 Tahun 2021. VP Public Relations KAI, Joni Martinus, mengatakan bahwa saat ini KAI telah menyediakan layanan pemeriksaan GeNose C19 seharga Rp 30.000 di 44 stasiun antara lain Stasiun Gambir, Pasar Senen, Bekasi, Bandung, Kiaracondong, Tasikmalaya, Banjar, Cirebon, Cirebon Prujakan, Jatibarang, Semarang Tawang, Semarang Poncol, Tegal, Pekalongan, Cepu, Purwokerto, Kutoarjo, Kroya, Kebumen, dan Gombo...